Apa yang harus kulakukan,
Saat kita beredar di dua galaksi yang berbeda
Mentariku bukan mentarimu,
Malamku bukan malammu
Riak gelombangku bukan gelombangmu
Apa yang harus kulakukan,
Saat serpihan-serpihan debu mengaburkan
Jarakmu dengan jarakku
Menjadi pusingan kabut menyesakkan
Kini kupunguti kerikil yang tersisa
Saat lintasan kita sempat berpapasan
Tak cukup memenuhi genggaman
Namun tetap erat kupegang
Menanti saat kembali bersentuhan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar